Anakku

Saya pernah bersumpah dalam hati untuk memeberikan segalanya yang saya bisa untuk perkembangan anak saya. Agar kelak ia mampu menjadi yang terbaik dihadapan Rabbnya! [impian yang belum terwujud pada ayahnya hingga kini]. Saya pernah bermimpi untuk membiarkannya memilih pendidikan yang terbaik yang dia suka. Saya pernah bermimpi menghantarkannya menjadi salah seorang muslim yang dibutuhkan kemampuannya untuk ummat Islam di dunia. Saya pernah bermimpi menghantarkannya berangkat ke Palestina untuk memenuhi janjinya, membantu memerdekakan kiblat pertama ummatnya [meski terkadang hati ini bergetar keras bila mengingatnya].
Anakku, Umar Izzatu Rabbani......................................
Semoga Allah berkenan menjadikanmu setangguh dan seberani Umar bin Khattab
Hingga kau tak pernah mengenal rasa gentar untuk Menjaga kehormatan agama Tuhanmu.
ajarkanlah anakmu berkuda, berenang dan memanah. [au kama qola - Al Hadist]
Saya mungkin tak akan bisa mengajarkan itu semuanya, tapi saya meyakini bahwa Allah akan langsung mengajarkan bagi jundi-jundi terpilihNya, dan saya hanya berharap anakku termasuk bagiannya.
_______________________________________
Allahumma hablana min azwajina wa durriyatina qurrata a'yun wa ja'alna lilmuttaqina imama


2 Comments:
jika Allah telah memilih sepasang manusia untuk dititipkan seorang jundi, itu berarti Allah telah percaya padanya.
yang perlu kita lakukan adalah berkontemplasi "apakah Allah telah percaya pada kita, sehingga Ia merasa perlu untuk menitipkan seorang jundi pada kita?"
Sebelum berbuat yang terbaik buat anak, kl daku mikir dulu siapa Ibudnya ^_^ :-p
Post a Comment
<< Home